Pengertian Sinonim dan Contohnya

Sinonim merujuk pada dua kata atau lebih yang memiliki arti atau makna yang mirip atau serupa dalam konteks tertentu.

Sinonim tidak selalu identik dalam segala hal, tetapi mereka dapat digunakan secara saling menggantikan dalam kalimat atau teks tanpa mengubah makna secara signifikan.

Penggunaan sinonim dapat memperkaya kosakata, menghindari repetisi, dan memberikan variasi ekspresi dalam bahasa. Contoh sinonim antara lain: “besar” dan “luas,” “cerdas” dan “pintar,” “mencintai” dan “sayang.”

  • Cantik – Indah
  • Cepat – Kilat
  • Rajin – Giat
  • Sedih – Murung
  • Cerdas – Pintar
Read too:  Cerita Persahabatan Sejati Zora Zebra dan Lili Si Kelinci

Sinonim sering digunakan untuk menyampaikan variasi dalam bahasa dan untuk menghindari repetisi dalam penulisan atau pembicaraan.

Penggunaan sinonim dapat memberikan nuansa yang lebih kaya dan menarik dalam ungkapan, membuat komunikasi lebih efektif.

Dengan menggunakan sinonim, seseorang dapat menghindari kebosanan dalam penggunaan kata yang sama berulang kali, serta memberikan pilihan kata yang sesuai dengan konteks atau nada yang diinginkan. Sinonim juga membantu pembicara atau penulis untuk mengekspresikan diri dengan lebih tepat dan beragam, sesuai dengan situasi atau audiens yang berbeda.

Lawan kata dari sinonim adalah antonim. Jika sinonim merujuk pada kata-kata dengan makna yang mirip atau serupa, antonim adalah kata-kata dengan makna yang berlawanan atau kontras. Dengan kata lain, jika sinonim menunjukkan kesamaan makna, antonim menunjukkan kebalikan atau pertentangan makna.(*)